Kunjungi Eastern National Park, Menteri LHK Pelajari Pengelolaan Gambut

Kunjungi Eastern National Park, Menteri LHK Pelajari Pengelolaan Gambut

Infocakrawala.com – OSLO – Menteri Lingkungan Hidup juga Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Eastern National Park, Norwegia, Rabu (26/6/2024). Pertemuan ini sebagai bagian dari rangkaian program Oslo Tropical Forest Wadah (OTTF) 2024.

Kunjungan ini bertujuan mempelajari pengelolaan gambut juga menguatkan kerjasama Indonesia-Norwegia pada bidang konservasi lingkungan. Di sela padatnya rangkaian jadwal OTFF 2024, Menteri Siti mendapatkan undangan dari otoritas Norwegia untuk mengunjungi Eastern National Park.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Siti mendapatkan kesempatan untuk meninjau secara langsung pengelolaan gambut yang tersebut dilaksanakan dengan sistem suksesi alami. Sistem ini diharapkan Menteri Siti dapat diterapkan dalam Indonesia pada upaya restorasi gambut yang dimaksud tambahan efektif juga berkelanjutan.

OTFF menjadi momen kolaborasi juga dialog para pihak untuk memperkenalkan peran penting hutan tropis pada konservasi keanekaragaman hayati, regulasi iklim, lalu memperkuat penghidupan jutaan orang di tempat seluruh dunia. “OTFF adalah momen penting bagi kita untuk berkolaborasi dan juga berdialog mengenai peran penting hutan tropis. Hutan tropis memainkan peran krusial pada konservasi keanekaragaman hayati, regulasi iklim, dan juga menyokong penghidupan jutaan orang di area seluruh dunia,” katanya.

Diskusi lapangan diadakan selama kunjungan Menteri Siti di dalam lokasi lahan gambut pada Eastern Forest National Park. Selanjutnya, akan dilaksanakan juga pembahasan lebih besar lanjut di workshop sama-sama Indonesia-Norwegia dalam Ibukota mengenai tata kelola gambut.

“Saya juga mempelajari restorasi gambut dengan sistem suksesi alami. Diskusi lapangan yang tersebut dilaksanakan akan dilanjutkan dengan pembahasan di workshop bersatu Indonesia-Norwegia di area DKI Jakarta tentang tata kelola gambut,” tambahnya.

Kesempatan kunjungan lapangan ini dimafaatkan Menteri Siti untuk menggali pengalaman-pengalaman terbaik di melindungi hutan. Inisiatif-inisiatif yang dimaksud penting akibat menjawab keperluan mendesak untuk mempercepat keberlanjutan global serta meningkatkan ketahanan ekosistem hutan.

“Ini adalah bagian dari upaya melindungi hutan tropis untuk generasi mendatang. Inisiatif-inisiatif ini penting sebab menjawab permintaan mendesak untuk mempercepat keberlanjutan global dan juga meningkatkan ketahanan lingkungan hutan,” tandasnya.

KLHK berikrar untuk terus menguatkan kerjasama internasional pada upaya pemeliharaan lingkungan kemudian pengelolaan sumber daya alam yang mana berkelanjutan.