Luis de la Fuente Mulai Cari Kelemahan Jerman, Siap Bertarung dalam Babak 8 Besar Euro 2024

Luis de la Fuente Mulai Cari Kelemahan Jerman, Siap Bertarung di Babak 8 Besar Euro 2024

Infocakrawala.com – COLOGNE– Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memuji peran Rodrigo Hernández Cascante atau dikenal Rodri pada waktu timnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Georgia 4-1. Dia juga mulai mencari kelemahan Jerman pada waktu berjumpa dalam perempat final Euro 2024 dalam Stuttgart, hari terakhir pekan (5/7/2024).

De la Fuente mengungkapkan Jerman sejauh ini tampl cukup baik serta mendapat dukungan besar dari penonton lantaran menjadi tuan rumah. Namun, De la Fuente masih yakin bukan ada kelompok yang tersebut lebih lanjut baik dari La Roja di dalam Euro.

“Dengan segala hormat untuk semua pasukan nasional lainnya, kami memiliki pasukan terbaik kemudian pemain terbaik. Apakah itu berarti kami akan memenangkannya? Tidak, tapi kami akan berjuang untuk itu,”
kata De la Fuente.

“Kami menghadapi regu yang tersebut sangat kuat di tempat Jerman. Namun, semua kelompok miliki kekurangan. Tidak ada kelompok yang dimaksud sempurna. Kami mempunyai peralatan juga kekuatan dan juga kelemahan yang tersebut akan kami coba minimalkan,” tutur De la Fuente lagi.

Di sisi lain, De la Fuente menjelaskan jikalau Jerman merupakan salah satu kelompok favorit dengan pemain hebat.

“Beberapa dalam antaranya terbaik di tempat dunia. Mereka terorganisir dengan baik lalu disiplin. Kami hanya sekali harus terus bekerja seperti sebelumnya, fokus pada kekuatan kami kemudian terus berkembang,” ucap De la Fuente.

Sebelumnya, Rodri dari Manchester City mencetak gol penyeimbang pasca gol bunuh diri Robin Le Normand yang dimaksud menciptakan Georgia unggul sementara.

Rodri pun dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Laga oleh UEFA, kemudian memberikan pengaruh ketika Spanyol terus melaju, dengan Fabián Ruiz, Nico Williams serta Dani Olmo semuanya mencetak gol pada waktu merekan melanjutkan rekor kemenangan 100% pertandingan yang disebutkan menjadi empat pertandingan.

“Wajar apabila setelahnya gol itu, gol bunuh diri, ada menit-menit menegangkan. Tetapi kami berhasil merebut kembali kendali lalu para pemain membaca permainan dengan cemerlang. Kami tenang di tempat fase pertama, tiada ada rasa cemas dan juga para pemain tahu apa yang dibutuhkan.Dan kemudian kita punya Rodri, yang mana merupakan komputer yang menciptakan semua orang bermain. Dia mengurus semua emosi serta momen dengan sempurna, yang digunakan merupakan bantuan besar bagi semua orang,” kata De la Fuente.