Bisnis  

Keterangan Bea Cukai persoalan Pengiriman Jenazah Kena Bea Masuk 30%

Keterangan Bea Cukai persoalan Pengiriman Jenazah Kena Bea Masuk 30%

Infocakrawala.com – JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan juga Cukai Kementerian Keuangan menanggapi perkara yang dimaksud padat dalam media sosial X atau Twitter mengenai importasi peti jenazah . Hal yang dimaksud dialami oleh teman seseorang pengguna media sosial yang disebutkan akibat dipungut bea masuk sebesar 30% oleh sebab itu dianggap barang mewah.

Kepala Subdirektorat Humas juga Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar mengungkapkan, bahwa pernyataan pada postingan X yang disebutkan dipastikan tidaklah benar sebab setelahnya dilaksanakan pengecekan melawan pengiriman peti jenazah dan juga berisi jenazah dari Penang, Malaysia, bukan ada yang mana ditagih atau dipungut bea masuk ataupun pajak di rangka impor.

“Perlu diketahui bahwa berhadapan dengan pengiriman jenazah dari luar negeri ke Indonesia tidaklah dipungut bea masuk dan juga pajak di rangka impor,” ujar Encep pada keterangan resmi, diambil Akhir Pekan (12/5/2024).

Lebih lanjut Encep menjelaskan, bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 138/KMK.05/1997 tentang Pembebasan Bea Masuk Atas Impor Peti Atau Kemasan Lain yang Berisi Jenazah atau Abu Jenazah, disebutkan bahwa peti atau kemasan lain yang digunakan berisi jenazah atau abu jenazah adalah peti atau kemasan dengan bukan memandang jenis atau komposisi, yang digunakan untuk menyimpan jenazah atau abu jenazah bagi keperluan pengangkutan ke di tempat pabean Indonesia, diberikan pembebasan bea masuk.

“Serta diberikan pengiriman rush handling atau pelayanan segera terhadap importasi peti jenazah serta jenazah,” imbuh Encep.

Rush handling atau pelayanan segera adalah pelayanan kepabeanan yang dimaksud diberikan melawan barang impor tertentu yang dikarenakan karakteristiknya memerlukan pelayanan segara untuk dikeluarkan dari kawasan pabean, salah satunya jenazah.

Encep mengatakan, bahwa ketika ini Bea Cukai sudah ada menghubungi yang mana bersangkutan untuk menyertakan bukti tagihan, apabila memang sebenarnya terdapat tagihan bea masuk. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pemilik postingan di dalam X belum merespons.

“Apabila terdapat tagihan pada waktu penanganan peti jenazah, ada baiknya importir meyakinkan lagi detail tagihan untuk pihak kargo atau agen yang menangani pengiriman jenazah,” pungkas Encep.