Bisnis  

Satgas BLBI Sita Aset Obligor di area Bali Senilai Rp17,94 M

Satgas BLBI Sita Aset Obligor di tempat area Bali Senilai Rp17,94 M

Infocakrawala.com – JAKARTA – Satuan Pekerjaan Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) sudah melakukan penguasaan fisik aset properti eks BLBI di area wilayah Bali dengan total estimasi nilai sebesar Rp17,94 miliar sesuai NJOP Tanah.

Rinciannya, yang pertama adalah penguasaan fisik aset properti eks BPPN, yang digunakan berasal dari Barang Garansi Diambil Alih (BJDA) eks PT Bank Aken serta ketika ini merupakan aset negara yang dimaksud dikelola oleh Kementerian Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Pengalihan aset melalui pemasangan plang 1 bidang tanah seluas 3.500 m2 dalam Banjar Petak, Kelurahan Babalang, Daerah Bangli, dengan estimasi nilai sebesar Rp525 jt kemudian 2 bidang tanah total seluas 2.525 m2 di dalam Dusun Jelekungkang, Desa Taman Bali, Daerah Bangli, dengan estimasi nilai sebesar Rp757,5 juta.

“Penguasaan dimaksud dijalankan oleh Tim Satgas BLBI dengan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Singaraja, Bpk. Lucillus Wenang Cailendra Hidajat juga jajaran, dan juga perwakilan Kantor Wilayah DJKN Bali kemudian Nusa Tenggara,” tulis Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban di keterangan resmi, dikutipkan Hari Sabtu (1/6/2024).

Pelaksanaan kegiatan didampingi pengamanan dari Tim Satgas Gakkum BLBI Bareskrim Polri yang mana dipimpin oleh AKBP Nona Pricillia Ohei beserta jajaran. Pertemuan juga dihadiri oleh Wakil Kepala Polres Bangli, Kompol M. Akbar Eka Putra Samosir juga jajaran, Kepala Polsek Bangli, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa dan juga jajaran, Kepala Desa Tamanbali, I Nyoman Sumargino serta Lurah Bebalang, I Wayan Alit Sumiartha.

Kemudian rincian yang tersebut kedua, penguasaan fisik aset properti eks BPPN melalui pemasangan plang berhadapan dengan 1 bidang tanah total seluas 5.150 m2, yang terletak di tempat Desa Keliki, Tegalalang, Gianyar, Bali, yang mana berasal dari Barang Garansi Diambil Alih (BJDA) eks PT Bank Nusa Nasional serta ketika ini tercatat sebagai aset/kekayaan negara, dengan estimasi nilai sebesar Rp10,3 miliar.

Kemudian rincian yang dimaksud ketiga, penguasaan fisik aset properti eks BDL melalui pemasangan plang berhadapan dengan 1 (satu) bidang tanah seluas 950 m2, yang digunakan terletak di dalam Jalan Teleng, Kelurahan Banyuasri, Daerah Buleleng, Bali, yang dimaksud berasal dari eks PT Bank Dagang Bali juga ketika ini tercatat sebagai aset yang tersebut dikuasai oleh negara, dengan estimasi nilai sebesar Rp3,32 miliar.

Terakhir, penguasaan fisik aset properti eks BDL melalui pemasangan plang melawan 3 (tiga) bidang tanah seluas 34.600 m2, yang dimaksud terletak di tempat Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, Daerah Buleleng, Bali, yang mana berasal dari eks PT Bank Dagang Bali lalu pada waktu ini tercatat sebagai aset yang mana dikuasai oleh negara, dengan estimasi nilai sebesar Rp1,73 miliar.

Terhadap aset properti eks BLBI yang digunakan telah dilakukan dijalankan penguasaan fisik ini, selanjutnya akan dilaksanakan optimalisasi pengelolaan sesuai dengan ketentuan yang digunakan berlaku. Untuk tahap berikutnya, Satgas BLBI telah lama merencanakan tindakan penguasaan fisik menghadapi aset properti yang mana tersebar di dalam berbagai kota/kabupaten pada Indonesia.